6 Cara Menghitung Engagement Rate di Instagram, Mudah dan Cepat.

Anggi Novita Sari

Cara Menghitung Engagement Rate di Instagram

Kadjiro – Bagaimana cara mengetahui keberhasilan unggahan di media sosialmu? Jawabannya adalah menggunakan engagement rate. Kamu bisa menghitung jumlah keterlibatan pengikut di media sosial menggunakan metrik yang satu ini. 

Cara menghitung engagement rate ini sangat penting sekali untuk diketahui, khususnya bagi kamu yang ingin meningkatkan brand awareness bisnis melalui media sosial. Alangkah baiknya, kamu pahami terlebih dahulu mengenai apa itu engagement rate dan manfaatnya sebelum memahami cara menghitungnya. 

Di kesempatan kali ini akan membahas lebih lengkap mengenai engagement rate di Instagram. Bagi kamu yang penasaran, yuk simak penjelasan selengkapnya di bawah ini. 

Apa Itu Engagement Rate? 

Engagement rate atau tingkat keterlibatan merupakan metrik yang digunakan untuk mengukur performa dari suatu konten dan akun media sosial. Di dalam metrik ini, kamu akan menilai keterlibatan audiens atau pengikut dengan unggahan yang sudah dipublikasikan. 

Pada umumnya, untuk metrik ini sering sekali diandalkan untuk melakukan pemasaran media sosial dan tepatnya Instagram dan Facebook. Selain itu, metrik keterlibatan ini bisa menjadi salah satu indikator tingkat brand awareness terhadap publik. 

Brand awareness atau pengetahuan publik terhadap suatu merek ini bisa langsung meningkat, ketika suatu konten mendapatkan banyak perhatian dari pengikutnya. Engagement rate berguna juga untuk memahami keinginan pada audiens berdasarkan dengan jumlah interaksi mereka dengan konten tertentu, dilihat dari konten yang mempunyai jumlah engagement paling banyak maupun sedikit. 

Manfaat Menghitung Engagement Rate 

Menghitung engagement rate ini juga membawa manfaat tersendiri bagi beberapa akun media sosialmu. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

  1. Menilai User Experience 

Engagement rate yang tinggi ini menjadi pertanda, bahwa audiens kamu bisa melakukan interaksi dengan baik terhadap konten yang diunggah. Hal tersebut menandakan, bahwa para pengikut kamu mempunyai pengalaman yang bagus di saat berinteraksi dengan konten di media sosial 

Sebaliknya, tingkat engagement rate yang rendah ini menjadi pertanda bahwa audiens tidak berinteraksi dengan baik di kontenmu. Artinya, kamu harus memperbaiki CTA maupun konten supaya lebih menarik di mata audiens. 

  1. Memantau Efektivitas Program yang Dijalankan 

Kamu pasti menggunakan media sosial untuk menjalankan suatu campaign maupun program tertentu. Untuk menilai tingkat kesuksesannya, kamu harus paham dengan cara menghitung engagement rate

Kamu bisa mengetahui jumlah audiens yang terlibat di dalam program maupun campaign yang sedang dijalankan. Sehingga, mereka bisa melakukan call-to-action (CTA) di dalam konten miliknya. 

Cara Menghitung Engagement Rate di Instagram 

Melihat dari manfaat di atas, kamu pasti tertarik untuk mengetahui engagement rate dari akun media sosial yang digunakan. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui engagement rate, mulai dari mengetahui performa setiap konten, jangkauan, bahkan berdasarkan dengan tayangan. Daripada penasaran, yuk simak penjelasan sebagai berikut : 

  1. Engagement Rate based on Reach (ERR) 

Cara ini lebih akurat di dalam menghitung engagement rate. Alasannya, tidak semua pengikut melihat konten yang diunggah di media sosial. 

Konten tersebut justru dapat dilihat oleh akun yang tidak mengikuti kamu di media sosial. Cara untuk menghitungnya adalah ER=total engagement per post / reach per post x 100

2. Engagement Rate Based on Post (ERP)

Mode yang satu ini paling cocok diterapkan untuk akun media sosial yang mempunyai angka reach post paling fluktuatif. Hasil engagement rate lebih stabil, karena kamu membagi tingkat interaksi suatu unggahan dengan jumlah pengikut. Rumus penghitungannya adalah ER=total engagement on a post / total followers x 100. 

  1. Engagement Rate Based on Impression (ER Impression)

Metode ini menghasilkan nilai impresi yang sangat fluktuatif. Cara menghitungnya dilakukan berdasarkan dengan tingkat impression, alias seberapa sering konten tersebut tampil pada beranda audiens. Rumus penghitungannya adalah ER=total engagement on a post / total impressions x 100

  1. Daily Engagement Rate (EDR) 

Sesuai dengan istilahnya, metode satu ini berguna untuk mengetahui akumulasi engagement rate secara harian. Kekurangannya adalah cara ini kurang akurat karena kamu tidak akan bisa membedakan di antara satu pengikut yang melakukan engagement berulang kali dengan beberapa pengikut yang hanya melakukan engagement hanya satu kali di dalam satu hari. Sedangkan, untuk cara menghitungnya ER=total engagement in a day/ total followers x 100

  1. Engagement Rate Bases on Vies (ERV)

Metode ini sangat ideal untuk menilai unggahan video. Akan tetapi, views ini mempunyai sifat secara generik dan berbeda dengan unique views

Artinya, 1000 jumlah views yang diperoleh berasal dari 300 pengguna yang melihat unggahan kamu secara berulang kali. Rumus perhitungannya adalah ER=total engagement in a day/ total followers x 100

  1. Factored Engagement Rate 

Di dalam metode ini, kamu menghitung tingkat engagement audiens berdasarkan dengan salah satu faktor engagement rate, seperti jumlah komentar maupun likes. Misalnya, kamu ingin mengutamakan tingkat engagement berdasarkan dengan jumlah likes. Rumusnya adalah ER-likes = [(jumlah likes x2) – jenis engagement lainnya]x100

Faktor yang Mempengaruhi Engagement Rate 

Tidak ada definisi yang jelas mengenai jenis audiens yang terlibat di dalam media sosial. Pasalnya, untuk interaksi ini bisa berubah sesuai dengan konteks dan media yang digunakan oleh para audiens. 

Maka dari itu, sangat sulit sekali untuk belajar perihal faktor engagement rate. Namun, ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi engagement rate, yaitu : 

  • Website : durasi pengunjung di suatu halaman, scroll, dept, bounce rate, jumlah share dan berbagai halaman konversi. 
  • Facebook : komentar, reaksi, klik dan share. 
  • Instagram : likes dan komentar. 
  • Linkedin : post, klik, interaksi dan jumlah pengikut yang didapatkan. 
  • Twitter : retweet, komentar dan likes
  • Email marketing : open rate and click-through rates

Nah, itulah dia penjelasan secara lengkap mengenai cara menghitung engagement rate di Instagram dan beberapa hal penting lainnya. Selamat mencoba dan semoga berhasil.  

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar