8 Manfaat Backup Data yang Harus Diketahui dan Cara Melakukannya!

Anggi Novita Sari

Manfaat Backup Data yang Harus Diketahui

Kadjiro – Pengguna kiranya penting untuk mengetahui manfaat melakukan backup data dan cara melakukannya. Backup data adalah salah satu tindakan yang umum diketahui saat ini. Meski sudah umum, ada beberapa pengguna yang mungkin belum perhatian terhadap perihal backup data. 

Padahal, backup data menjadi suatu tindakan yang cukup penting dilakukan, terutama untuk menghindari terjadinya kehilangan data-data penting. Lalu apa sebenarnya apa manfaat dari backup data? Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini. 

Manfaat Backup Data

Ada beberapa manfaat backup data yang penting untuk kamu ketahui. Misalnya, dengan melakukan backup data pengguna bisa mencegah timbulnya masalah terhadap kehilangan data di komputer maupun perangkat lainnya akibat berbagai faktor. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, simak penjelasan sebagai berikut : 

  1. Mencegah Kehilangan Data 

Backup data membantu mencegah kehilangan data yang berharga akibat kegagalan perangkat keras, serangan virus maupun kesalahan pengguna. Dengan melakukan backup data, maka bisa dipulihkan jika terjadi kejadian yang merugikan. 

  1. Memulihkan Data dengan Cepat 

Proses backup memungkinkan pemulihan cepat setelah terjadi kehilangan data. Dengan mempunyai salinan data, organisasi maupun individu bisa mengurangi waktu pemulihan yang cukup lama. 

  1. Melindungi Serangan Malware 

Backup data menyediakan lapisan perlindungan tambahan dari serangan malware. Apabila data terkena serangan malware, salinan data yang tidak terpengaruh bisa digunakan kembali dengan kondisi normal. 

  1. Melindungi dari Segala Jenis Kerusakan Perangkat Keras

Di dalam kasus kerusakan perangkat keras seperti hard drive atau server yang rusak, backup data menjadi alat penyelamatnya. Data yang sudah dicadangkan di media lainnya ini bisa dipulihkan kembali, sehingga pengguna tidak akan kehilangan informasi penting. 

  1. Memelihara Konsistensi Data Terbaru 

Backup bisa membantu memelihara konsistensi data dengan cara menyimpan salinan terbaru dari informasi yang sudah ada. Selain itu, backup juga bisa memastikan bahwa versi terbaru dari file atau dokumen tersebut dapat diakses dan dipulihkan sesuai dengan kebutuhan. 

  1. Melindungi Data dari Kesalahan Tindakan Pengguna 

Kesalahan tindakan pengguna di dalam hal mengelola data seperti menghapus file secara tidak sengaja ini bisa diatasi dengan cara menggunakan backup. Data yang hilang bisa dipulihkan dari salinan terakhir yang telah tersedia. 

  1. Meningkatkan Efisiensi Operasional

Dengan mempunyai sistem backup yang baik, perusahaan bisa beroperasi lebih efisien karena tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan sumber daya untuk mencari data yang hilang. Backup juga menyediakan akses cepat dan mudah terhadap data yang dibutuhkan. 

  1. Mengurangi Kerugian Operasional 

Backup data juga bermanfaat untuk mengurangi kerugian operasional pada suatu organisasi maupun perusahaan di saat kehilangan data. Data yang hilang bisa dipulihkan kembali secara cepat dan efisien dari data yang sudah dicadangkan sebelumnya. 

Itulah penjelasan mengenai beberapa manfaat melakukan backup data. Perlu diketahui, di dalam proses backup, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Lalu, bagaimana cara backup data? Untuk penjelasan lebih lengkapnya, berikut adalah langkah-langkah backup data. 

Cara Backup Data 

  1. Menggunakan Hard disk Eksternal 

Cara backup data pertama yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan perangkat penyimpanan hard disk atau hard drive eksternal. Saat ini, ada dua jenis hard disk eksternal yang telah tersedia, yaitu Hard Disk Drive (HDD) dan Solid State Drive (SDD). 

  1. Menggunakan Flash Disk 

Cara backup data yang kedua adalah dengan menggunakan perangkat penyimpanan eksternal Flash Drive atau biasa dikenal sebagai Flash Disk. Perangkat satu ini lebih kecil dan mudah dibawa kemana-mana dibandingkan dengan hard disk eksternal. 

Untuk melakukan backup data di Flash Disk, pengguna tinggal menghubungkan ke port USB yang sudah tersedia di perangkat komputer. Setelah terhubung dan terbaca di perangkat komputer, pengguna bisa mulai untuk menyalin data ke flash disk. 

  1. Menggunakan Layanan Penyimpanan Cloud 

Ketiga, pengguna bisa menggunakan layanan penyimpanan Cloud untuk melakukan backup data. Cloud adalah layanan penyimpanan data secara online di dalam sebua server. Layanan ini tidak membutuhkan perangkat penyimpanan eksternal. 

Pengguna bisa menyimpan berbagai jenis data di dalam layanan cloud, seperti foto, dokumen, video dan masih banyak lainnya lagi. Semua data yang dicadangkan di dalam Cloud bisa diakses dengan mudah, kapan dan dimana saja, asalkan masih terhubung dengan koneksi internet. 

Layanan penyimpanan cloud biasanya akan menawarkan kepada pengguna sejumlah ruang penyimpanan terbatas di dalam server secara gratis. Apabila ingin menambah ruang penyimpanan, pengguna akan diminta untuk berlangganan layanan cloud. 

Ada banyak layanan Cloud yang menyediakan penyimpanan data secara online. Untuk beberapa diantaranya adalah Google Drive, iCloud, Dropbox, Backblaze, iDrive dan Microsoft OneDrive. 

  1. Menggunakan Layanan Online Backup Service

Dikutip dari lama Upguard, pengguna juga dapat melakukan pencadangan data dengan menggunakan layanan online backup service. Layanan ini bisa mengenkripsi file, menjadwalkan pencadangan rutin dan menyimpan file di dalam lokasi yang aman. 

  1. Menggunakan Network Attached Storage 

Cara backup yang terakhir adalah menggunakan Network Attached Storage (NAS). NAS adalah server khusus yang menyediakan berbagai macam tempat penyimpanan data dan berbagai data di dalam suatu jaringan komputer. 

Pencadangan data ini juga biasa digunakan di dalam sebuah bisnis. NAS dirancang secara khusus untuk selalu aktif dan terhubung di dalam jaringan, sehingga pengguna bisa mengakses data kapan dan dari mana saja. 

Backup data dengan NAS mempunyai sejumlah keunggulan. Dengan menggunakan NAS, data akan disimpan di dalam sebuah server khusus yang berarti tidak rentan terhadap resiko yang sama seperti komputer. 

Itulah beberapa cara backup data yang harus kamu ketahui. Dengan mengetahui manfaat dan cara backup data, pengguna bisa lebih paham mengenai pentingnya tindakan melakukan backup data. Semoga bermanfaat.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar