Cara Menentukan Harga Jual Produk atau Pricing Strategy dalam Bisnis

TRISULA

Cara menentukan harga jual

Kadjiro.com – Di dalam segala macam bisnis selain perencanaan bisnis, salah satu hal paling penting setelah semuanya dipersiapkan adalah pricing strategy atau penetapan harga jual produk. Karena harga merupakan faktor penting sebuah bisnis bisa mendapatkan keuntungan sekaligus produk dapat diterima dipasaran.

Buat yang masih bingung cara menentukan harga jual produk, kali ini saya akan membahas pricing strategy, supaya sobat dapat menentukan harga jual sesuai target market. Sehingga produk sobat dapat laku dipasaran dan mampu bersaing dengan kompetitor. Tanpa berlama-lama mari simak pembahasannya dibawah ini.

Baca juga : Tips Meningkatkan Omset Jualan di Shopee 

Cara menentukan harga jual produk

Harga produk merupakan faktor paling penting sebuah bisnis agar dapat berjalan dan mendapatkan keuntungan. sebuah harga teridiri dari : Biaya produksi + biaya pemasaran + keuntungan = “Harga” .

Tetapi sebelum menentukan harga jual produk, ada variabel-variabel lain yang penting untuk dilakukan:

1. Analisis Market

Dalam menjual sebuah produk kita harus menganalisa siapa target pasarnya. Kelas mahasiswa, orang kalangan atas, atau terkait lokasi usaha di desa atau perkotaan.

Dengan mengetahui terlebih dahulu siapa target market, nanti dalam penetapan harga akan lebih tepat sasaran. Misalnya kamu menjual Fried Chicken didaerah pedesaan, kamu harus memikirkan kira-kira orang desa mampu mengeluarkan berapa banyak uang untuk membeli sebuah makanan.

2. Analisis Kompetitor

Kalau sobat menemui kompetitor yang sudah lebih dulu menjual Fried Chicken di lokasi yang sama. Sobat dapat mencari tahu kira-kira berapa mereka memasang harga jualnya.

Dari informasi itu sobat dapat mencari celah pembeda untuk produk sobat. Misalnya kompetitor memasang harga 5rb per potong ayam fried chicken. Sobat dapat memasang harga dibawahnya 4rb misalnya. Sehingga orang-orang dapat beralih ke dagangan sobat karena dinilai lebih murah.

Atau sobat dapat memasang di harga yang sama 5rb tetapi memberikan manfaat lain. Seperti menyertakan bonus sambel atau menjual dengan ukuran yang lebih besar.

Selanjutnya kira-kira apa sih manfaat dari pricing strategy atau penetapan strategi harga sebelum melakukan launching produk. Berikut manfaatnya :

Manfaat dari pricing strategy atau strategi penetapan harga

  1. 1. Barang atau usaha akan mudah diterima oleh masyarakat. Karena harga yang sesuai market, dan memiliki faktor pembeda dari kompetitor.
  2. 2. Meningkatkan brand image misalnya, produk sudah mulai dikenal masyarakat dengan image “Harga murah dan lebih gurih”
  3. 3. Ketika produk sudah mulai dikenal, pendapatan atau profit akan meningkat sehingga dapat digunakan untuk meningkatakan pelayanan dan kualitas produk.
  4. 4. Dari profit yang didapat itu sebuah bisnis akan dapat terus berjalan. Profit dapat Terus ditingkatkan lagi dengan memberikan inovasi-inovasi baru.

Setelah sobat memahami tentang cara analisa market dan kompetitor beserta manfaat melakukan pricing strategy. Selanjutnya saya akan menjelaskan tentang Pricing strategy atau penetapan harga yang umum dilakukan didalam bisnis. Kira-kira apa saja simak dibawah ini :

Macam-macam Strategi penentuan Harga jual atau Pricing strategy

1. Cost plus pricing

Dalam menentukan sebuah harga mereka hanya menghitung total produksi dan keuntungan yang diambil. Misal dalam sebuah produksi fried chicken ongkos yang dibutuhkan per potong ayam adalah Rp 3rb. Kalau keutungan yang ingin diambil Rp 2rb, maka harga jualnya rp 5rb. 

Biasanya cara seperti ini dilakukan oleh pedagang-pedagang kecil seperti UMKM

2. Competitor based pricing

Cara termudah menentukan harga jual produk adalah dengan cara berpatokan dengan harga kompetitor yang sudah lama berjualan. Misalnya kompetitor menjual diharga Rp 7rb sobat dapat menjual dengan harga yang sama atau dibawahnya Rp 5rb misalnya .

Strategi ini berpatokan diharga yang sama atau dibawahnya. Jadi tidak menggunakan keinginan sendiri dalam penentuan harga. Tujuannya supaya produk dapat tetap bersaing dan menghindari produk tidak laku karena dinilai terlalu mahal.

3. Premium Pricing

Ada sebuah perusahaan yang menciptakan produk khusus yang menyasar market tertentu. Untuk jenis produk seperti ini dipastikan kualitas produk memang layak diberi label premium. Karena memiliki fitur dan layanan yang lebih lengkap dan mewah.

Sehingga harganya juga lebih mahal.  Contoh nya seperti kamar VVIP hotel / rumah sakit. Atau brand terkenal seperti Apple, Gucci, rolex, dll.

Semua produk dari brand yang saya sebut adalah premium atau memiliki keunggulan yang tidak dimiliki produk lain. biasanya cuma dari kalangan tertentu yang bisa membelinya.

4.Free-mium Pricing

Strategi ini menggabungkan dua jenis harga pada layanannya. Ada yang gratis ada juga yang berbayar/premium. Umum nya strategi ini digunakan oleh platform aplikasi seperti  Spotify, YouTube, netflix dan lainya. Biasanya versi gratisnya hanya untuk menarik pengguna dengan fitur yang terbatas. Jika pengguna menginginkan fitur yang lebih lengkap dapat upgrade ke fitur premium tetapi berbayar.

5. Bundle Pricing

Untuk strategi ini sering dijumpai dimana-mana, dari jenis usaha besar maupun kecil UMKM. Contoh nya :

Ayam geprek harganya 10rb
Es perment karet harganya 5rb

Kalo membeli paket bundle ayam geprek + es perment karet bisa dapat harga lebih murah yaitu 12rb.

Strategi ini sangat efektif digunakan untuk menaikan omset penjualan. Biasanya promo bundle banyak disebar disosmed atau banner dengan tujuan agar lebih banyak orang yang tahu.

6. Physicology pricing

Strategi ini memainkan psikologi manusia. Dengan memberi kesan bahwa harga lebih murah. Contohnya : harga asli sebuah produk adalah 100rb. Tetapi pada label harga sengaja ditulis 99rb. Manusia pada umumnya akan menganggap itu lebih murah walaupun faktanya cuma selisih 1rupiah. Hasilnya orang akan lebih tertarik untuk membelinya.

Kesimpulan

Itulah beberapa penjelasan tentang cara menentukan harga jual produk yang benar sehingga profit yang diterima sesuai dengan ongkos produksi, promosi dan lainya.  Dan yang lebih penting dari pada profit adalah bagaimana membuat sebuah bisnis dapat sustainable/ bertahan lama ditengah kompetitor yang terus bertambah. Maka sobat perlu untuk melakukan macam-macam strategi seperti yang saya jelaskan diatas.

Semoga dapat membantu sobat yang sedang bingung menentukan harga jual produk agar laku dipasaran. Terima kasih.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar