Begini Cara Charger Laptop yang Benar Agar Tidak Cepat Rusak

TRISULA

Cara Charger Laptop yang Benar Agar Tidak Cepat Rusak

Laptop juga perlu diisi daya agar bisa bekerja secara optimal sesuai dengan waktu yang dibutuhkan. Pengguna laptop tentu harus tahu cara charger laptop yang benar agar laptop awet dan tidak mudah rusak.

Laptop merupakan salah satu perangkat lunak yang ringan dengan desain yang tipis. Selain itu, laptop juga mudah dibawa serta memiliki spesifikasi yang tinggi, sehingga laptop menjadi perangkat lunak yang banyak peminatnya.

Cara Charger Laptop yang Benar

Menjaga kesehatan daya baterai tentu sangat diperlukan. Alat charger pun harus memadai dan berkualitas. Charger laptop sangat diperlukan untuk menjaga performa laptop tetap efektif.

Selain itu, mengecas laptop juga tidak hanya untuk menjaga ketahanan baterai, namun juga untuk kinerja laptop agar lebih lama. Berikut beberapa penjelasan cara mengecas laptop yang benar:

1. Jangan Menggunakan Laptop Ketika di Charger

Menjaga kesehatan laptop diawali dengan menghindari pemakaian laptop saat di charger. Mungkin bagi laptop keluaran baru hal ini tidak menyebabkan kerusakan. Namun, pada laptop keluaran lawas, hal ini perlu untuk diperhatikan.

Menggunakan laptop ketika sedang di charger pastinya akan menimbulkan beberapa kerusakan. Laptop juga akan mudah panas dan error saat digunakan.

2. Hentikan Pengisian Daya Jika Sudah 100%

Pastikan cabut chargeran pada laptop jika sudah 100%. Pengguna laptop tentu perlu memperhatikan hal tersebut, karena laptop yang masih terhubung pada charger ketika sudah 100% biasanya akan mengalami kerusakan pada komponen laptop.

Manfaat mencabut chargeran yang sudah 100% pada laptop yaitu daya listrik yang dikeluarkan menjadi sedikit. Jadi, pastikan mencabut chargeran pada waktu yang tepat.

3. Mengisi Daya Laptop Sebelum Mati Total

Selanjutnya, cara charger laptop yang benar yaitu mengisinya sebelum laptop mati total. Mengisi daya baterai ketika mati total adalah suatu hal yang buruk.

Kapasitas baterai akan menurun. Senada dengan itu, umur baterai pun akan ikut menurun. Pastikan untuk segera charger laptop, apabila sudah ada notifikasi yang muncul.

4. Menggunakan Charger Original

Pastikan untuk mengisi daya laptop dengan charger yang original. Apabila charger laptop rusak, maka bisa membelinya kembali di official store nya.

Jangan tergiur dengan harga yang murah, karena masih tabu dalam segi kualitas. Pastikan membeli charger yang berkualitas untuk menjaga performa laptop agar tetap terjaga.

5. Tutup Aplikasi yang Tidak Dipakai

Sangat disarankan untuk menutup beberapa aplikasi yang bisa dibilang kurang penting saat mengisi daya laptop. Hal ini perlu dilakukan agar baterai laptop yang  bisa lebih cepat terisi penuh.

Tidak hanya itu, aplikasi yang dibiarkan berjalan saat mengisi daya laptop juga bisa membuat perangkat ini cenderung bekerja ganda. Selain berfokus untuk mengisi daya, laptop yang masih membuka aplikasi di latar belakang juga berusaha agar aplikasi tersebut tidak hilang saat dibuka kembali.

6. Hindari Penggunaan Stop Kontak Bercabang

Ketika laptop sedang di charger, usahakan untuk tidak menggunakan stop kontak secara bercabang. Hal ini bertujuan agar meminimalisir tingkat kerusakan pada perangkat yang Anda miliki. Biasanya kerusakan tersebut terjadi karena daya listrik yang digunakan terbagi sehingga arus yang dihasilkan tidak stabil.

Selain itu, stop kontak yang bercabang juga dapat mempercepat suhu panas pada kabel serta memperpendek jangka pakai laptop Anda. Maka dari itu, sangat disarankan untuk mengisi daya laptop pada stop kontak tunggal agar lebih stabil serta mencegah kerusakan pada baterai laptop.

7. Memperhatikan Suhu Laptop Saat Mengisi Daya

Selanjutnya, cara mengisi daya laptop yang baik dan benar adalah dengan memperhatikan suhu laptop. Memantau suhu pada perangkat laptop merupakan hal yang sangat penting. Pastikan agar laptop tidak overheat atau panas terlebih jika sedang di charger. Karena hal tersebut bisa memicu kerusakan pada laptop dan komponen lainnya.

Ketika di charger, pastikan agar laptop berada di permukaan yang datar dan keras. Hal ini bertujuan untuk memastikan ventilasi dan pendingin laptop berfungsi dengan baik dan benar. Selain itu, hindari menutup laptop ketika di charger agar laptop mendapatkan sirkulasi udara yang cukup.

Kemudian, jangan mengisi daya laptop pada area yang terkena paparan sinar matahari secara langsung. Selain itu, jangan dekatkan laptop dengan perangkat pemanas seperti AC dan kulkas saat diisi daya. Anda juga harus menggunakan charger yang sesuai dengan spesifikasi laptop untuk menghindari overheat pada baterai.

Supaya baterai laptop tetap bisa digunakan dengan baik, jangan biarkan laptop diisi daya dalam waktu terlalu lama atau melebihi kapasitas baterai yang sudah dianjurkan. Karena jika itu terjadi, apalagi sampai berulang-ulang maka baterai laptop akan mengalami kerusakan bahkan panas.

Terakhir, pastikan untuk membersihkan laptop secara rutin guna mencegah penumpukan kotoran dan debu yang bisa memperpendek umur baterai dan meningkatkan perangkat saat pengisian daya.

Dampak Negatif Memakai Charger KW

Pengguna laptop harus memperhatikan dampak negatif apabila menggunakan charger kw. Adapun dampak negatif tersebut yaitu:

  • Hardware laptop akan rusak.
  • Charger KW bisa meledak.
  • Mudah panas dan terbakar.
  • Usia charger lebih pendek.
  • Baterai laptop lebih cepat rusak.

Itulah sekilas info tentang charger laptop yang benar agar laptop awet dan tidak mudah rusak. Hal ini perlu diperhatikan oleh pengguna laptop. Jangan sampai membeli charger kw karena bisa mengakibatkan hal fatal pada laptop.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar